Oleh: Nandang Burhanudin
Tanggal 17/7/2013 muncul
informasi yang mendebarkan. Sumbernya, tiada lain dari
triomacan2000-nya Abu Dhabi. Anda boleh percaya, boleh tidak. Bahkan
menolak pun tidak dilarang. Namun jika kita mau sedikit terbuka pikiran,
bahwa apa yang terjadi di Mesir sebenarnya adalah apa yang direncanakan
Israel. Ingat ungkapan media Israel yang diamini Dubes AS di Kairo,
"Mesir telah kembali ke pangkuan Israel", "As-Sisi Pahlawan Israel." "IM
adalah penghalang terbesar berdirinya Israel Raya!".
Sang pemilik akun mengungkapkan rahasia-rahasia di balik peminggiran
Ikhwanul Muslimin dalam panggung perpolitikan Mesir, hingga pemerintahan
dikendalikan jarak jauh oleh Israel melalui ElBaradai, mantan kepala
Badan Atom International.
1. Kunjungan ElBaradai ke Israel, didorong dua hal utama:
a). ElBaradai resmi bergabung menjadi anggota Freemasonry International,
sekaligus menerima tongkat komando untuk menjalankan misi-misi
Freemasonry di Mesir.
b). ElBaradai menerima cetak biru diplomatik yang detail dan
ter-sechedule. Cetak biru tersebut berisi List Nama-nama Agen Israel,
strategi menjaga loyalitas dan kinerja mereka di semua institusi negara
Mesir mulai dari Yudikatif (polisi-jaksa-hakim), media massa
(TV-radio-surat kabar), hingga militer.
2. Minggu lalu, ElBaradai telah berjumpa dengan Tamer Pardo
anggota utama Freemasonry International dan Direktur Badan Intelejen
Israel Mossad di kantor Mossad, pusat Israel.
3. ElBaradai diambil sumpah setia Freemasonry di hadapan welcome
party (pesta penyambutan anggota baru) di Tel Aviv. Seluruh anggota
freemasonry yang hadir mengucap sumpah setia untuk menjadikan ElBaradai
sebagai Tokoh Negara, dengan kerja-dana-dan usaha Freemasonry sendiri.
4. ElBaradai menegaskan, "Saya telah menuntaskan tugas pertama
saya, yaitu menumpas Ikhwanul Muslimin (dari kekuasaan) dan saya siap
menerima tugas kedua, agar saya dapat membuktikan bahwa saya layak
meraih Nobel."
5. Pada kunjungan itu, Israel langsung memberikan Nationality
(status warga negara), plus paspor Merah, dan uang sebesar 120 juta
Dollar AS untuk memperlancar tugas-tugas ElBaradai di kemudian hari.
6. ElBaradai langsung menjalin komunikasi intensif dengan Dhahi
Khalfan -seorang mata-mata utama Israel- melaporkan bahwa teman-temannya
di Israel sangat kagum atas sikap ElBaradai yang memberantas Gerakan
Islam (terutama IM). ElBaradai mengajak sang intel utama untuk
bekerjasama dengan dirinya.
7. ElBaradai mendapat tugas khusus dibawah komando Tamer Pardo. Misi-misi khusus tersebut adalah:
a. Menggagalkan rencana modernisasi alutsista (alat utama sistem
persenjataan) Militer Mesir dengan sencata canggih-perusak yang di era
Moursi gagasan modernisasi itu dilakukan atas dukungan China, Turki,
Rusia, Brazil, dan Eropa Timur.
b. ElBaradai harus menjalin hubungan rahasia dengan tokoh-tokoh utama baik media, politikus, hakim-jaksa, dan intelejen.
c. ElBaradai diharuskan mengeksplorasi informasi-informasi dari
intelejen yang strategis, berdampak politis, dan informasi superpenting
untuk membuka jalan operasi intelejen Mossad di Mesir.
d. ElBaradai ditugaskan untuk melatih, mempersenjatai, dan melejitkan
organisasi geng Black Blok dan Tamarrud (anti Moursi-IM-gerakan Islam)
untuk di kemudian hari geng-geng ini akan dijadikan alat sebagai ujung
tombak pelaksanaan operasi Mossad.
e. ElBaradai dibebani tugas untuk mendata nama-nama perwira militer yang
antikudeta, untuk kemudian dijebak dengan dua pilihan: 1. siap
bekerjasama secara rahasia atau 2. nyawa mereka dan keluarganya
terancam.
f. ElBaradai ditugaskan untuk melakukan misi sangat
rahasia-detail-terencana untuk menyuntikkan serum pembunuh Presiden
Moursi dan serum yang sama akan digunakan untuk menghabisi Khalid
Misy'al di Jordania.
8. ElBaradai diberitahukan bahwa Abdul Fattah As-Sisi dan Shidqi
Shubhi akan dihabisi dalam waktu dekat. Tujuannya agar stereotip militer
berubah bukan lagi tukang kudeta, tapi berubah ke stereotip lain yang
lebih nasionalis.
9. Para pemimpin negara petrodollar (negara-negara Teluk
pendukung kudeta) telah merencanakan dan mendanai program memprovokasi
penduduk sekitar Rab'ah Al-Adawiya untuk membubarkan demonstrasi.
10. Akan ada sekelompok gengster yang menyerang lokasi demo di
Rab'ah Al-Adawiyah, namun media prokudeta akan menebar isu bahwa
pelakunya adalah penduduk sekitar Rab'ah.
Makin paham, mengapa semua menyerang Ikhwanul Muslimin! Dari
kanan-kiri-depan-belakang. Dari yang liberal-sekuler hingga yang mengaku
paling syariah dan paling dekat dengan Nabi. Namun ujung-ujungya,
menjalankan misi dari Freemasonry dan Israel.

.jpg)

Posting Komentar