Paradoks vs Karedoks
****
(+) Katanya, 72 % rakyat
Indonesia mendukung Syariah dan Khilafah. Ayo dong segera deklarasikan
Negara Syariah dan Khilafah Indonesia. Saya mau berbai'at!
Itu ceritanya! Ini faktanya;
(+) Suatu waktu mengharamkan demokrasi dan Pemilu thogut. Namun tak
lama kemudian dibantah, "Kami tidak mengharamkan Pemilu. Kami hanya
ingin komitmen menerapkan syariah dan khilafah. Lho kok bisa?
(+) Suatu waktu teriak, bahwa Departemen Agama RI adalah hamba Thogut. Tapi menerima proyek Kanwil Depag DKI. Lho kok bisa?
(+) Suatu waktu teriak Polisi & TNI aparat Thogut. Tapi hobi difoto bareng. Lho kok bisa?
He he .. ketauan deh! Demokrasi itu haram itu kalau elemen gerakan
Islam Ikhwanul Muslimin yang menang. Tapi kalau kudeta dan membunuhi
anggota Ikhwan, sah-sah!
He he .. ketauan deh! PARPOL itu
haram kalau elemen Islam lolos verifikasi Parpol. Tapi kalau partai yang
hobinya ke dukun, minum air basuhan kaki Ketum Partai, itu sah-sah!
Paradoks vs Karedoks
Written By Unknown on Rabu, 12 Maret 2014 | 22.47
Label:nasional, internsional, khazanah,
Selidik



Posting Komentar